Alergi Pada Anak

Ortu yg mempunyai anak berumur tiga th mesti mengetahui gejala alergi yg diderita anak. Lantaran, reaksi badan yg mengalami alergi mempunyai kecenderungan sama bersama penyakit yg disebabkan oleh infeksi.

Alergi Pada Anak

Alergi terhadap dasarnya yaitu reaksi system kekebalan badan pada zat asing yg dihirup, disuntikkan, tertelan, bahkan tersentuh. Reaksi alergi dapat muncul dari ujung kepala hingga ujung kaki mulai sejak dari ruam merah terhadap kulit, rhinitis (hidung), asma, hingga kulit mengelupas. Yg lebih parah, alergi ekstrem anafilaksis pun mampu berjalan bersama reaksi seperti kebiduran, mata babak belur, napas sesak, & tekanan darah menurun. Kepada reaksi ini, pasien mampu meningggal dalam hitungan 30 menit seandainya tak serta-merta dikasih bantuan.

Spesialis anak dari Siloam Hospitals TB Simatupang, Jakarta, Harun Wijaya, menyarankan biar orang tua berkonsultasi dgn ahli buat melaksanakan observasi & serangkaian tes alergi. Tujuannya, tentukan penyakit disebabkan oleh alergi atau infeksi. Kalau infeksi telah diobati tetapi tetap timbul gejala, kembali dilakukan sensor laboratorium buat mengetahui apakah gejala tersebut yaitu alergi anak terhadap satu buah factor.

Menurut Harun, walaupun reaksi alergi ekstrem rata-rata jarang sekali berlangsung tetapi alergi terus saja mengganggu & merepotkan pula bersi teguh seumur hidup. Karenanya, utama bagi ortu buat dapat mendeteksi hal penyebab alergi, maka anak dapat dikasih penanganan paling baik, baik dalam step pencegahan ataupun pengobatan kepada alergi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s